FAJI is Member of
International Rafting Federation
Since 2000

News

19 November 2007 12:23 PM

Asahan Whitewater Festival 2007 : Ceko Juara, Noars & Arus Liar Tumbang

Source: Panpel AWF 2007

Tim-tim elite nasional arung jeram Indonesia benar-benar harus mengakui keunggulan tim arung jeram kelas Dunia WDV dari Republik Cekosloakia, yang  tampil memukau sebagai Juara Umum pada even Asahan White Water Festival (AWF) 2007 yang berlangsung di Sungai Asahan Desa Tangga & Desa Parhitean Kecamatan Bandar Pulau Kabupaten Asahan dan Kabupaten Tobasa, Sumatera Utara. 

 

Kejuaraan Arung Jeram Internasional yang digelar hampir setiap tahun sejak tahun 2000 ini secara resmi ditutup tanggal 18 Desember 2007, oleh Kol. TNI (Mar) Budiyanto yang mewakili Ketua Umum PB FAJI Mayjen TNI (Mar) Nono Sampono,S.Pi, yang karena kesibukan peringatan Hari MArinir tidak berkesempatan hadir di  tempat lomba dilangsungkan. Kegiatan lomba telah berakhir tanggal 16 November kemarin, dan menyisakan acara Fun Rating Asahan yang digelar sepanjang hari meramaikan pesta rakyat di Sungai Asahan. 

 

Festival Arung Jeram Asahan kali ini dihadiri oleh 2 (dua) Tim Asing, masing-masing WDV dari Cekoslovakia dan satu Tim tamu dari negeri jiran Malaysia. Sementara 8 (delapan) Tim lainya berasal dari DKI, Jawa Barat dan beberapa Tim Lokal . DKI diwakili Tim Kaldera (d/h BJ Rafting) dan Arus Liar-Regulo, serta Tim Riam Jeram dari Sukabumi Jawa Barat. Ketiga Tim ini merupakan Operator Wisata Arung Jeram yang beroperasi di Sungai Citatih dan Citarik Kabupaten Sukabumi.  

 

"Melihat kemampuan tim Republik Cekosloakia dalam mengarungi Sungai Asahan, tidak salah mereka sebagai juara dunia", ungkap Ketua Panitia AWF 2007 Husaini Abduh kepada, Jum'at (16/11) melalui selular. Tim Cekoslovakia memang telah tiga kali memenangi Kejuaraan Dunia Arung Jeram, walau pada seri terakhir WRC (World Rafting Champhionship) 2007 mereka hanya meraih prestasi Runner-up setelah dihancurkan oleh dayung samba dari Brazilia. Tidak salah bila Tim-tim nasional dapat menimba ilmu  dari Tim tangguh Cekoslovakia itu, baik kemampuan teknik, fisik dan kemampuannya berimprovisasi menghadapi rintangan jeram-jeram besar Sungai Asahan yang memiliki kelas Jeram 4+ dan debit 120-180 Ton/detik ini...

Seperti diketahui bahwa Sungai Asahan yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Tobasa memiliki tingkat rintangan jeram yang benar-benar menantang nyali, terutama bagi yang belum pernah mengarungi. "Banyak tim-tim luar negeri yang telah mengarungi Sungai Asahan ini, namun tidak setangguh Tim Cekosloakia", ungkap Husaini Abduh yang didampingi Isnanto, Panitia Penyelenggara Asahan White Water Festival 2007.           

Meskipun demikian, tim elite nasional boleh sedikit berbangga hati, karena tim luar negeri asal Malaysia jauh tertinggal, namun yang menyedihkan tim tuan rumah Pemkab Asahan malah harus puas di peringkat terakhir. Namun dengan target mememenangkan Kejuaraan Arung Jeram Australasia 2008 di Jepang, Indonesia tidak boleh tidak harus berlatih keras meningkatkan segala kemampuan, untuk nantinya menghadapi tuan rumah Jepang yang merupakan kampiun di tingkat Asia dan merupakan Runner Kejuaraan Dunia Arung Jeram, WRC 2007 di Korea. 

 

Tampilnya Tim Riam Jeram asal Jawa Barat, yang tercatat baru pertama kali tampil mengarungi Sungai Asahan cukup mendapat perhatian karena mampu meraih posisi Runner Up pada AWF 2007 ini, demikian juga Kaldera asal DKI mampu menempati posisi ketiga. Sementara NOARS asal Jawa Timur dan Arus Liar yang sudah berkali-kali mengarungi Sungai Asahan dan pernah tercatat sebagai Juara, pada event-event sebelumnya, harus mampu mengakui tim-tim pendatang baru di Sungai Asahan ini.

Ikutsertanya muka-muka baru stock lama, Riam Jeram  dan Kaldera dalam kompetisi arung jeram di Indonesia, diharapkan menambah ketatnya persaingan dan adu prestasi arung jeram di Indonesia. Arus Liar sempat menjuarai Kejuaraan Arung Jeram Asahan tahun 2003 dan tampil sebagai Juara dalam even  Best of the Best di Serayu tahun 2007. Demikian juga NOARS Jatim yang mampu meraih prestasi Runner Up di Kejurnas 2005  di Citarum, dan mencapai puncak prestasi di Asahan tahun 2006 lalu, walau kemudian terpuruk di Kejuaraan Best of the Best 2007. Tim Indonesia lainnya, Kapinis Jabar yang merupakan Juara Kejurnas 2005 dan Runner-up Best of the Best 2007 sayangnya tidak berpartisiapsi dalam ajang pertarungan di Asahan ini.  (BdY & Panpel AWF 2007)

 

Urutan 5 (lima) besar Kejuraan Arung Jeram Asahan 2007 : 

  1. WDV Cekoslovakia
  2. Riam Jeram - DKI
  3. Kaldera - DKI
  4. NOARS - Jatim
  5. Arus Liar -  Regulo DKI-Jatim
 

Follow twitter : @PB_FAJI | Facebook Group : Federasi Arung Jeram Indonesia | Email : pb_faji@faji.org