FAJI is Member of
International Rafting Federation
Since 2000

News

22 April 2007 01:42 PM

BOB (11) : Songa menang Slalom, Arus Liar Juara Best of the Best

Source: Humas BOB

 

Arus Liar walaupun hanya meraih ranking 4 nomor Slalom yang digelar di hari terakhir Kejuaraan, memastikan menjadi Juara Umum di Kejuaraan Arung Jeram Nasional Best of the Best Serayu 2007, dengan meraih poin total 916 dari maksimal 1000 poin. Songa Rafting kembali menunjukkan determinasi dengan meraih kemenangan  di nomor Slalom, dengan poin penuh 300 dan total poin 853. Dengan kemenangannya ini Songa meraih Runner-up di Kejuaraan ini.

 

Nomor Slalom yang merupakan nomor bergengsi walaupun poin totalnya tidak sebesar Down River Race yang 400 poin. Karena di nomor ini diperlukan teknik arung Jeram yang tinggi, yang juga memadukan kelenturan tubuh dan kekompakan antar awak perahu. Nomor Slalom ini sejak Kejurnas Citarum 2005 dikuasai oleh Tim-tim Jawa Timur, setelah sebelumnya Regulo Rafting secara mengejutkan mencuri kemenanganan di nomor Slalom Kejurnas Citarum 2005, juga Noars yang menyapu kemenangan di Asahan 2006.

 

Pada nomor halang rintang ini, tidak ada satu Tim pun yang mampu masuk di gawang (gate) no 1, yang merupakan gawang merah up stream,  dengan sempurna, bahkan Arus Liar EIGER sang Juara melewatkan begitu saja gawang ini dalam dua putaran (runs), sehingga mendapat angka hukuman 50 detik.

 

 

Dengan kemenangan ini konstelasi di Tim papan atas arung Jeram Indonesia berubah, Kapinis Juara Nasional harus mengakui ketangguhan Arus Liar EIGER dan kepiawaian anak-anak sungai dari Pekalen Probolinggo, Songa Rafting.   Sumut yang mampu meraih runner-up di nomor Slalom dan peringkat 4 Overall, merupakan refleksi kenaikan prestasi, seperti yang mereka tunjukkan di Kejuaraan Terbuka di Rongkong dimana mereka mampu memberikan perlawanan seru terhadap Arus Liar EIGER yang saat itu juga menggapai tangga Juara Umum.

 

Regulo EIGER, juga dari Jawa Timur, meningkat prestasinya, dari sebelumnya peringkat 7 Kejurnas Citarum 2007, kini merangkak ke peringkat 5 Overall. Noars Boogie kali ini harus menelan pil pahit, karena rontok prestasinya dari peringkat 3 Kejurnas ke peringkat 7 BOB. Tim dari Marinir kali ini juga harus mengakui keungugulan lawan-lawannya, walaupun dari segi peringkat ada perbaikan seperti yang ditunjukkan oleh Arwana yang mendapat wild card, karena hanya memiliki peringkat 11 Kejurnas, namun menggantikan Sumut yang hanya mengirimkan 1 Tim di Kejuaraan kali ini. Arwana kini meraih peringkat  6 BOB.

 

Yang cukup menarik adalah kembalinya mahkota kemenangan kepada Tim-tim Peserta yang diperkuat oleh petarung jeram murni seperti Arus Liar EIGER dan Songa Rafting, sementara Tim yang diperkuat para pedayung seperti Kapinis, Sumut dan Tim-tim dari Marinir, harus mengakui keunguulan lawan-lawannya kali ini. Sungai Serayu yang memiliki jeram-jeram yang lebih beragam dibandingkan Citarum, memberikan kesulitan tersendiri bagi para pedayung. 

  

Kejuaraan kali ini di tutup dalam perayaan yang  meriah dengan mempertunjukkan berbagai atraksi hiburan rakyat,  Tari Tradisonal Tek-tek, Terjun Payung, Marching Band Korps Musik dan Kolone Senapan dari Marinir, Pesta Kembang Api, serta pertunjukan musik dari Ebiet G Ade yang asli dari Banjarnegara. Tari Tradisonal Tek-tek merupakan  barisan marching band tradisional dengan perangkat angklung dan beragam peralatan perkusi lainnya. Berseragam gaya ketoprak Mataram, Tarian ini mencuri perhatian para penonton dan peserta yang datang dari 11 Propinsi.

 

Ketua Umum PB FAJI, sekaligus Komandan Korps Marinir, Mayjen Mar. Safzen Nurdin dan Bupati Banjarnegara H. Djasri MM menutup Kejuaraan Arung Jeram Tingkat Nasional, setelah menyampaikan hadiah kepada para pemenang al. berupa uang pembinaan dengan total nilai Rp. 34 Juta. (BdY)

 

Follow twitter : @PB_FAJI | Facebook Group : Federasi Arung Jeram Indonesia | Email : pb_faji@faji.org