FAJI is Member of
International Rafting Federation
Since 2000

News

19 March 2007 04:23 AM

Best of the Best : mencari Sang Juara Sejati

Source:
Best of the Best : mencari Sang Juara Sejati Dengan digelarnya Kejuaraan Arung Jeram Tingkat Nasional Best of the Best Serayu 2007, ini berarti genap 10 tahun kompetisi arung jeram digulirkan oleh FAJI, sejak diselenggarakannya Kejurnas Arung Jeram di Serayu tahun 1997 yang lalu. Dinamikapun makin beragam dan arena lomba makin variatif, perkembangan serta kekuatan di daerah tidak lagi bisa dipandang sebelah mata. 

 

Arung jeram sebagai olah raga petualangan awalnya sulit diukur dari sisi prestasi, skill dan kompetensinya, namun dengan terus berkembangnya arung jeram prestasi sebagai olah raga terukur, maka makin mudah untuk menandai sebuah prestasi dan pencapaian. Bahkan kini ajang kejuaraan menjadi arena bagi operator arung jeram untuk menunjukkan kemampuan dan gengsi.


 

Pemenang dan jawarapun silih berganti, awalnya hanya DKI Arus Liar-Eiger, Marinir Dolphin/Arwana, Sulut Waraney/Apostolos yang merajai namun kemudian muncul jawara baru Jabar-Kapinis yang meraih mahkota. Kekuatan baru dari Sumut dan Jatim juga menerobos peta persaingan tingkat atas dengan tiga serangkai Noars-Songa-Regulo. Kekuatan Sumut dan Jatim dibuktikan dalam Kejuaraaan Asahan 2003, Rongkong 2004 dan Kejurnas Asahan 2005 lalu, dimana mereka mampu mendekati prestasi para jawara. Sumut bahkan kini menempatkan 2 Tim di 10 besar Nasional dan Jatim dengan 3 Tim.


 

Secara teknis dan sains perkembangannya juga terus mengembirakan, beragam teknis, taktik dan strategi terus dikembangkan, diantaranya teknik 'dayung berdiri' oleh Arus Liar-Eiger atau adaptasi teknik dayung rowing oleh Tim Sumut Naga Mas. Demikian juga sistem pelatihan model kombinasi spartan-saintis dengan kaidah pembinaan olah raga modern yang dikembangkan oleh DKI Arus Liar-Eiger, Jabar-Kapinis dan Jatim-Noars, semuanya akan memperkaya khasanah arung jeram prestasi di Indonesia.


 

Dalam Kejuaraan Arung Jeram Best of the Best Serayu 2007 ini, kembali akan dibuktikan dan diuji lagi secara teknis dan psikologis, Tim mana yang paling siap dan unggul menghadapi persaingan yang makin ketat dan tekanan kompetisi yang makin kuat. Namun jelas, Kejuaraan kali ini akan mempengaruhi perkembangan arung jeram prestasi di Indonesia tahun-tahun mendatang. Kompetisi BOB nanti pasti diwarnai aneka peristiwa yang merupakan wujud persaingan yang atraktif, adu taktik, teknis, perang informasi dan psikologi, yang menjadi dinamika dalam lomba.


 

Namun diatas itu semua kita harapkan nilai-nilai sportifitas, 'fair play' menjadi jiwa dan dijunjung tinggi seluruh peserta. Apalah artinya kemenangan dengan kecurangan dan ketidak jujuran. Harapannya adalah Kejuaraan BOB ini akan menghasilkan Tim juara sejati yang akan berpengaruh positif terhadap kemajuan arung jeram Indonesia di masa depan, yang mampu menjadi suri tauladan dan tolok ukur keberhasilan pembinaan prestasi arung jeram Indonesia.


 

Sang Juara juga kita harapkan memiliki kebesaran jiwa, yang mampu menghormati kawan dan lawannya, sekaligus kerendahan hati untuk tidak pongah atas kemenangannya. Sang Juara yang terus konsisten mengembangkan teknis dan prestasi, siap mengadapi kemenangan dan berbesar hati menerima kekalahan. Dan kiranya kemenangan Sang Juara baru Indonesia, Jabar-Kapinis di Kejurnas Citarum 2005, menjadi kenangan manis buat semua, bagaimana mengalahkan tanpa meremehkan lawan, kemenangan dengan keunggulan teknis dan kerja keras, karena semua lawan adalah teman-sahabat-saudara, kemenangan untuk kemajuan arung jeram di Indonesia, dan karena diatas langit masih ada langit. (BdY)


 

Follow twitter : @PB_FAJI | Facebook Group : Federasi Arung Jeram Indonesia | Email : pb_faji@faji.org