FAJI is Member of
International Rafting Federation
Since 2000

News

20 May 2006 12:49 PM

Kejuaraan Asahan - 7-10 September 2006 : tidak peduli

Source: Pengda FAJI Sumut

Festival Arung Jeram Asahan merupakan salah satu gelaran lomba paling dinanti para petarung jeram di Indonesia. Boleh ada Kejurnas Citarum atau yang lain, tapi tantangan alam di Desa Parhitean, Kabupaten Asahan, adalah arena pertarungan sejati yang di tunggu, karena Asahan adalah jeram yang sebenar-benarnya. Sudah lebih ratusan Kayaker dan Rafter anak negeri dan bule lebih dari 17 negeri pernah bertarung di arena ini dalam sepuluh tahun terakhir, yang dianggap salah satu world class rapid.

 

Begitu terbersit informasi digelarnya lomba beberapa waktu lalu, beberapa Tim kuat negeri ini segera mempersiapkan diri mengasah dayung menambal dompet Tim. Beberapa rapat konsolidasi di gelar untuk memuluskan perjalanan ke Bumi Tapanuli ini. Dari Jawa Timur saja tak kurang 2 (dua) tim NOARS (www.noars.com) dan Regulo Rafting (www.regulorafting.com) sudah mulai mempersiapkan diri, belum lagi Tim-tim tangguh seperti Arus Liar – EIGER dan Kapinis, juga dari Tim Pengda FAJI DKI, pasti tak ingin tertinggal kereta.

 

Berita semakin santer ketika  Ketua Harian  Pengda FAJI Sumatera Utara, Johannes Sembiring, HP 0811634755, yohan_ness@yahoo.com > menyatakan melaui milis arung jeram  < arungjeram@yahoogroups.com > bahwa  “sesuai dengan hasil keputusan bersama Pengda FAJI SUMUT, Pengcab FAJI Asahan, Dinas Pemuda dan Olahraga Sumatera Utara dan Pemkab Asahan, even ini akan selenggarakan pada awal September atas pertimbangan kesiapan panitia dan berbagai hal”. Dan surat Pengcab FAJI Asahan yang ditandatangani Ketuanya, Bpk H. Syamsul Bahri B BAra, SH, yang juga Ketua DPRD Kab. Asahan, kepada PB FAJI, memastikan bahwa Kejuaraan Arung Jeram Asahan 2006, akan digelar pada tanggal 7 - 10 September 2006.

Walaupun ada pengunduran jadwal, nampaknya ini memang sudah dapat diduga, karena persiapan ke Asahan bukan sesuatu yang mudah, karena menyangkut biaya yang cukup tinggi. Perkiraan kasar Tim dari Jawa butuh Rp. 30 – 80juta untuk menyiapkan dan memberangkatkan Tim yang siap bertarung. Tidak saja latihan fisik, namun asupan gizi, serta persiapan lain yang menguras emosi, tenaga dan biaya. Karena pertarungan di Asahan, dianggap merupakan satu pertarungan puncak dari sekian kejuaraan di tanah air.

 

Awalnya Kejuaraan Asahan yang digelar di tahun 2000 dan  2001 lebih memfokuskan Kejuaraan Kayak, yang menggelar sampai nomor-nomor sulit seperti Rodeo dan diikuti para petarung Kayak dari 17 negeri. Namun dengan meningkatnya animo peserta nomor perahu karet (river raft), Festival Asahan tahun 2003 secara serius menggarap no ini dan melombakan tiga jenis lomba, Down River, Slalom dan Head to Head. Di event inilah, Arus Liar - EIGER yang telah merajai berbagai lomba arung jeram kelas nasional sejak tahun 1997, di Kejurnas Arung Jeram Serayu, kembali membuktikan kesaktiannya, dengan merebut 2 nomor dari 3 nomor lomba.

 

Dengan peta kekuatan arung jeram yang makin menyebar, yang ditandai runtuhnya dominasi Arus Liar – EIGER di Kejurnas Citarum 2005 dan Kejuaraan Muara Enim 2005 oleh  Kapinis AVTECH, juga munculnya kekuatan-keuatan tangguh dari Jawa Timur, tiga serangkai NOARS – Songa – Regulo Rafting dan tentunya tuan rumah Tim FAJI Sumut – Naga Mas, kalau saja semua hadir akan merupakan pertarunampaknya tgan yang sangat menarik. Karena Kapinis – AVTECH yang merupakan Tim kombinasi petarung jeram – pedayung Rowing, belum diuji kesaktiannya di jeram-jeram kelas berat seperti Asahan. Selama ini mereka baru diuji di sungai-sungai dengan grade yang lebih rendah seperti Citarum dan Muara Enim, yang lebih membutuhkan power dari pada skill dan kemampuan membaca jeram. Sebaliknya Asahan, yang membutuhkan seorang maestro untuk mampu menjinakkan keliarannya.

 

Sampai saat ini belum ada release resmi tentang detail lomba yang akan digelar di Asahan awal September ini, satu langkah yang sedikit terlambat. Karena peserta berharap kejelasan penyelenggara untuk menyusun langkah persiapan, pelatihan, termasuk pengumpulan dana. Namun untuk info dan perkembangan, Panitia Festival Asahan membuka nomor hot line untuk kontak lebih lanjut, Johannes "annes" Sembiring di 0811634755 yang Ketua Harian Pengda FAJI Sumatera Utara, Sawal "awe" Rasyid di 081361683540 yang juga anggota Pengda FAJI Sumut, dan Joni Kurniawan di 08126417356, anggota PB FAJI, mantan Ketua Umum Pengda FAJI Sumut periode lalu. Namun beberapa Tim kuat tak begitu memperdulikan masalah formalitas ini, salah satunya NOARS Jatim yang kini berlatih keras di salah satu Komplek Marinir di Surabaya, targetnya, Juara Umum. (BdY)

 

Follow twitter : @PB_FAJI | Facebook Group : Federasi Arung Jeram Indonesia | Email : pb_faji@faji.org