FAJI is Member of
International Rafting Federation
Since 2000

News

29 November 2005 09:36 AM

Liputan media : burung di angkasa

Source: JELAJAH Crew

Sebagai sebuah venue olah raga tingkat nasional, namun di gelar jauh dari keramaian, peran media sungguh vital agar gaung kegiatan  bisa menyebar menembus jarak dan waktu. Karenanya jauh hari Panitia mengajak berbagai media untuk meliput, dan  menyebarkan informasi tentang penyelenggaran Kejuaraan Arung Jeram Citarum 2005. Dan Web Site FAJI (www.faji.org), walau didesain hanya dalam waktu 4 (empat) hari, namun cukup serius dibuat dan diluncurkan sebagai bagian dari penyebaran informasi Kejurnas Citarum 2005. 

Enam  Media Elektronik, Metro TV, Trans TV, TV7 Jejak Petualangan, TV7 Sport, TVRI Jakarta dan Bandung TV, menurunkan awaknya meliput kegiatan dan puluhan media cetak termasuk Lembaga Kantor Berita Antara juga menugaskan pasukannya. Panitia pun tak kalah sigap menyiapkan berbagai dukungan agar peliput dengan mudah mendapat angle yang beragam dan informasi mengenai Kejuaraan. TV-7 dengan Program Jejak Petualangan, yang menjadi salah satu kiblat acara petualangan di Indonesia, bahkan menyiapkan 2 (dua) slot tayangan untuk laga arung jeram ini. Riyanni Jangkaru presenter TV7 JP yang ternama itu, juga jadi kembang sepanjang lomba, yang dipenuhi lelaki muda penuh asa. Tetapi para penonton tua-muda yang memenuhi bantaran arena, juga minta tanda tangan dan ‘sungkem’ kepadanya. 

Sehari sebelum lomba, peliput juga merasakan nikmatnya tamasya arung jeram, dengan sepuluh perahu baru, di kawal perahu rescue, peliputpun berarung jeram tanpa ragu. Akomodasi di Mess PLN Saguling dan logistik yang setara dengan ransum atlet dan panitia juga disediakan, agar para pekerja media tak kehilangan konsentrasi meliput laga.  

Selama Kejurnas di gelar, crew media elektronik dan cetak bergilir meliput gelaran lomba dari udara, seperti burung di angkasa. Helikopter BASARNAS yang disiapkan memang harus waspada memantau lomba, agar tak terjadi korban sia-sia, dan para crew media juga bisa mendapat manfaatnya. ”Ini pengalaman luar biasa Mas, kami tak sangka venuenya selengkap ini pelayanannya, kalau ransum kita maklum adanya, tapi kita bisa arung jeram tamasya, juga mengudara”, demikian Sandi, dari LKBN Antara. Kita tunggu saja seberapa bagus tayangnyanya di layar kaca, dan seberapa banyak gambar laga arung jeram yang dihidangkan ke pembaca. (BdY)

 

Follow twitter : @PB_FAJI | Facebook Group : Federasi Arung Jeram Indonesia | Email : pb_faji@faji.org