FAJI is Member of
International Rafting Federation
Since 2000

News

28 November 2005 10:48 AM

Pertarungan Antar Tangsi : yang Juara Tim Putri

Source: JELAJAH - dari berbagai sumber

Di Kejurnas Arung Jeram Citarum 2005, dari 32 Tim pelomba Putra dan Putri, ada sembilan tangsi TNI/POLRI ikut berlomba memeriahkan lomba, yang memperingati Hari Jadi Marinir ke 60. Kesatuan Brimob tidak tanggung-tanggung menurunkan 4 (empat) Tim, Brimob Kelapa Dua Depok Walet-1 dan Walet 2, Brimob Polda Jabar dan Brimob Polda Banten. Marinir menurunkan 2 (dua) Tim, Dolphin dan Arwana, yang selama ini ikut merajai kancah pertarungan Arung Jeram di Indonesia. Paskhas Wing III Bandung ikut serta, bahkan pasukan pengawal Presiden, Paspampres menurunkan 2 (dua) Tim.

Tim dari kalangan tangsi ini memang mendapat Wild Card karena Kejurnas yang berkait dengan penyelenggaraan Kejurnas yang merayakan hari Jadi Marinir ke 60. Hal ini juga berkait strategi pemasalan dan penggalangan arung jeram prestasi di berbagai kalangan. Di masa depan, disetiap penyelenggaran Kejuraan Arung Jeram selain kepada kalangan tangsi, bisa saja Wild Card diberikan kepada kalangan perbankan, swasta, Pemerintah Pusat/Daerah atau pihak lain yang potensial mendukung pengembangan arung jeram prestasi.

Dalam Kejurnas Citarum, prestasi kalangan TNI/POLRI memang belum seberapa, hanya Marinir Dolphin yang masih mampu masuk peringkat 10 (sepuluh) besar, sementara tim Marinir lainnya, Arwana, hanya bertengger di peringkat 11 (sebelas) Overall. Dua Tim Marinir ini bentukan baru yang rupanya belum punya jam bertanding dan prestasi yang setara dengan pendahulunya, yang banyak diperkuat pedayung Rowing dan Naga kelas Nasional. Wajar saja mereka tak berkutik berhadapan dengan tim-tim tangguh petarung jeram yang banyak berasal dari Operator wisata arung jeram.

Tim-tim Brimob, Paskhas dan Paspampres memang belum bisa memberikan perlawanan yang berarti, walau kekuatan otot mereka tak bisa dipungkiri, namun kadang kala catatan waktu mereka kalah dengan juara Tim Putri. Harap maklum, Tim-tim ini baru beberapa minggu mengenal dayung, dan sebagian lagi  baru seminggu turun ke jeram. Yayasan Kapinis dan Kang Wawan pula yang banyak memandu mereka mengenal dasar-dasar teknik arung jeram, dan membangun kekompakan Tim. 

Kekuatan otot memang bukan segalanya dalam berarung jeram, namun kekompakan mendayung, ketrampilan membaca dan melewati arus-jeram dan kecerdasan manuver adalah beberapa kunci kemenangan. Walau begitu keikut sertaan para penghuni t angsiini patut disyukuri dan dihargai tinggi, kekalahannya juga tak perlu ditangisi. Semua ini adalah proses saling mengerti, belajar dan menghargai.  Di masa depan mereka diharapkan membuka mata dan dada, agar  mereka mau dan mampu menggalang kemampuan serta berprestasi di arung jeram. Terima kasih saudaraku....(BdY)

 

 

 

 

 

Follow twitter : @PB_FAJI | Facebook Group : Federasi Arung Jeram Indonesia | Email : pb_faji@faji.org