FAJI is Member of
International Rafting Federation
Since 2000

News

27 November 2005 09:28 AM

Marinir & Arung Jeram : himpitan ekonomi

Source: JELAJAH

Gegap gempitanya hari ulang tahun ke-60 Marinir sampai juga ke Sungai Citarum tepatnya di , Kampung Cisamen Bantar Caringin, Rajamandala, Bandung, Jawa Barat. Dari tanggal 24-27 November 2005 ini pertandingan arung jeram senasasional meramaikan suasana tersebut. Cukup banyak peserta yang antusias mendaftarkan diri, mulai dari marinir sendiri yang punya hajatan sampai para mahasiswa di bangku kuliah. tim putra yang bermain sebanyak 28, sayangnya hal itu tidak diimbangi oleh tim putri yang hanya berjumlah empat tim. Jumlah ini tidak sebanyak kejurnas 2001 lalu, tetapi setidaknya dapat dikatakan cukup semarak. Karena Pengurus Federasi Arung Jeram Indonesia (PB FAJI) mengharuskan hanya tim yang direkomendasi Pengurus Daerah yang boleh berlaga, kecuali pelomba TNI/POLRI yang dapat wild card, karena Kejurnas yang berthema Ulang Tahun Marinir.

Materi yang dipertandingkan yaitu Down River Race, Slalom, dan Head to Head Sprint. Citarum yang memiliki arus deras, terlebih lagi bila pintu air dibuka, memang pantas dijadikan tempat bertanding. Sungai kelas III ini pada saat kejurnas ditingkatkan menjadi kelas IV. Jangan khawatir akan arus sungai yang liar karena tim SAR telah disiapkan untuk membantu para peserta yang cedera. Helikopter bertuliskan SAR terbang cukup rendah untuk menunjukkan jati diri mereka sebagai tim penyelamat jiwa. Juga pasukan Rescue dari Globarl Rescue Network, Boogie dan KSR UKI juga gabungan organisasi lainnya, siap siaga sepanjang lomba.

Lahan yang disediakan cukup luas sehingga dapat menampung peserta dan panitia. Ketika tiba di lokasi, terlihat banyak tenda di sana-sini, tenda para sponsor untuk menjual barang, sampai warung kopi. Hamparan perahu arung jeram juga dapat disaksikan sebagai pemandangan dan sarana publikasi pemiliknya. Berbagai media baik cetak maupun elektronik berdatangan untuk meliput kejurnas yang memang tidak diselenggarakan setiap tahunnya.

Memang, di tengah himpitan ekonomi yang melanda bangsa dan buruknya keadaan politik yang tak kunjung reda, tidak berimbas pada kebulatan tekad Marinir untuk merayakan hari berdirinya. Semangat perjuangan Marinir untuk bangsa juga ia tuangkan dalam arena olahraga menantang yaitu arung jeram. Eksistensinya diharapkan dapat dilihat masyarakat lewat kejurnas 2005. Kegiatan ini tidak hanya meliputi para anggota marinir tetapi juga bagi pecinta arung jeram lainnya. Persaudaraan dan kerjasama merupakan pesan yang ingin disampaikan Marinir dalam Kejurnas kali ini. Semoga! (Rosa)

 

Follow twitter : @PB_FAJI | Facebook Group : Federasi Arung Jeram Indonesia | Email : pb_faji@faji.org