FAJI is Member of
International Rafting Federation
Since 2000

News

26 November 2005 02:06 PM

Resque yang kebablasan : denda

Source:

Rakyat Indonesia memang terkenal sampe ke negeri manca sana sebagai masyarakat yang ramah plus suka membantu merescue orang-orang yang membutuhkan bantuan. Sebenarnya asik-asik aja sih selama yang direscue merasa senang dibantu. Tapi kalo yang direscue justru barang-barang yang bertuan? Nah loh.. Gimana tuh?!

Sepanjang sejarah  penyelenggaraan Kejurnas Arung Jeram yang tiga kali diselenggarakan Pengurus Besar Federasi Arung Jeram Indonesia (PB FAJI), tercatat puluhan dayung panitia yang sudah berhasil di’rescue’ oleh orang tak dikenal. Mungkin gak maksud ngambil kali ya... cuma lupa aja kalo abis pinjam itu wajib dikembalikan. Sebut saja Kejurnas I tahun 1997 yang kehilangan dayung sebanyak lebih dari 20 unit. Sedangkan Kejurnas II tahun 2001, aksi rescue ini bikin panitia tetap gigit jari karena sekitar 10 unit dayung raib tanpa bekas.

Nah, di Kejurnas kali ini panitia bersikap aktif berusaha mengantisipasi supaya gak kecolongan lagi dengan menerapkan sistem uang jaminan sebesar Rp1,000,000,- bagi setiap tim yang meminjam perlengkapan lomba seperti dayung, helm dan pelampung. Bagi tim yang tidak mengembalikan pinjaman alat-alat tersebut sesuai kondisi awal ketika meminjam baik jumlahnya yang berkurang atau ada yang rusak, so duitnya yang sejuta  itu tak kembali... syerem kan..? Tapi tahukah anda, duhai sobat...? Panitia masih kebobolan lagi..!!! Tercatat hingga hari ini terdaftar 3 unit dayung kembali di’rescue’ oleh mereka yang kreatif. Ck..ck... Kok bisa gitu ya..?? Kan kasihan bagi tim yang harus merelakan Rp1,000,000,-nya tidak kembali akibat ulah yang tidak bertanggungjawab itu..  (Ris)

 

Follow twitter : @PB_FAJI | Facebook Group : Federasi Arung Jeram Indonesia | Email : pb_faji@faji.org