FAJI is Member of
International Rafting Federation
Since 2000

News

20 November 2005 09:41 PM

Bintang Arena dari Tanah Sunda : kandang para Dewa

Source: JELAJAH

Siapakah bintang arena di Kejurnas Citarum 2005 sampai hari ini, bukan Arus Liar – EIGER, sang Juara Indonesia, atau Tim Pengda Sumut I, sang penantang yang menggetarkan lawan, atau Tim Marinir yang kali ini di penuhi muka-muka baru, bukan pula Tim Songa dan NOARS Rafting, yang lagi beradu gengsi, atau bahkan KAPINIS sang tuan rumah, bukan pula Lody Korua atau Amalia Yunita yang kini sibuk mempersiapkan lomba.

 

Adalah Kang Wawan Purwana bintang kita di arena Kejurnas yang nyaris kita gelar ini. Pria dari Bumi Pasundan ini empunya  Yayasan Kapinis Bandung - Indonesia yang bergerak di bidang kursus kepelatihan di alam terbuka, salah satunya arung jeram. Jangan ditanya  kiprahnya, tak ada penggiat alam terbuka di Bandung yang tak kenal namanya. Kini konsentrasinya semakin terfokus pada arung jeram yang kian asik digelutinya. Adalah Kang Wawan juga yang merintis, menebas segala tabu dan rintangan, bersama mendirikan dan membangun Pengda FAJI Jabar, di kandang para Dewa. Tim KAPINIS yang juga dibinanya, mampu meraih podium juara di berbagai lomba di Jawa dan Sumatera. Bahkan di Kejurnas Arung Jeram Citarum 2001 mampu meraih Runner-up hanya kalah dari Marinir yang diperkuat atlet Rowing kelas Nasional, bahkan mampu menghempaskan tim tangguh Apostolos dari Sulawesi Utara.

 

Berbagai pelatihan arung jeram yang digelarnya, memberikan materi dasar arung jeram seperti tentang  peralatan, teknik dasar mendayung dan skipping (pengendalian perahu), self rescue, river signal, karakteristik sungai dan pengarungan. Karenanya bersama Ferry Pakpahan sang Ketua Pengda, penggiat arung jeram di bumi Sunda, kemudian terdorong membentuk Pengurus Cabang di seantero Jawa Barat, itupun tidak lepas dari tangan dingin dan inspirasinya.

 

Kang Wawan  (0817623700) yang kini harus banyak meninggalkan singgasananya di  Jln. Sersan Sodik Dalam No 3 Setiabudi Bandung, gampang kita jumpa di arena lomba. Banyak Tim yang kini dibina, bukan hanya KAPINIS yang telah menyatu dengan jiwa, tapi banyak juga para sahabat ; Tim Brimob, Tim Paskhas dan yang memanfaatkan budi baik dan bantuannya. Bahkan 6 (enam) set perahu dan peralatan yang dimilikinya, banyak dipakai para calon peserta lomba, konon tidak perlu bayar pula (mungkin hanya ganti biaya perawatan saja), mungkin itu bentuk investasi persaudaraan baginya. Sungai Citarum adalah rumah keduanya, dan bagi pelomba beliau tempat bertanya, katanya debit Citarum pun bisa dia terka. Semakin tinggi pohon semakin kencang angin bertiup, semakin banyak kawan, semoga tidak tambah lawan. Seribu kawan rasanya kurang, satu orang lawan terlalu banyak. Maju terus Kang…(BdY)

 

Follow twitter : @PB_FAJI | Facebook Group : Federasi Arung Jeram Indonesia | Email : pb_faji@faji.org