FAJI is Member of
International Rafting Federation
Since 2000

News

02 November 2016 06:32 AM

Berita dari UAE

Source: Tony Dumalang

Tim Indonesia yang pada kesempatan WRC R4 2016 di AL Ain Wadi Adventure 1 - 5 Nov 2016 menurunkan 3 Tim yg terdiri Open Men, 1 Junior Men & 1 Junior Women hasil seleksi Kejurnas R4 di Binge - Sumatera Utara 2015. Saat Kejurnas hanya Kategori Master saja yg tidak dadakan karena belum ada peminatnya. Hasilnya tidak seluruh Tim yg menang di Kejurnas bisa mewakili Indonesia utk ikut WRC ini karena kendala kemampuan PengProv dan PB dalam pembiayaan wàlau peluang meraih prestasi bisa diupayakan. Sebagai pengingat bahwa WRC R6 2015 di Citarik Jawa Barat Indonesia bisa menurunkan 7 Tim dengan perolehan 3 emas, 6 Perak dan 14 perunggu merupakan prestasi luar biasa yg didapat dengan biaya yg relatif kecil ketimbang memberangkatkan Tim ke WRC diluar negeri. Apakah peluang seperti itu akan terulang kembali ?

 

Mari kita pahami WRC R4 dengan sungai buatan atau Artificial River. Adalah sungai buatan yg didesain bisa dari danau kemudian dipompa ketempat ketinggian 10 - 15 m dengan panjang variatif dari 300 m - 400 m, melingkar kembali masuk kesana sebagai sumber air utk dipompa ketempat start tertinggi. Karakter sungai yg dibuat rintangannya bisa dibuat seperti Lego yg bongkar pasang dg formasi rintangannya sesuai dengan di alam seperti di Belanda , sedangkan di Wadi Adventure bentuknya sudah permanen. Sungai buatan dengan gradien yg tinggi dan lebar sungai berkisar 6 - 8 meter memungkinkan tingkat kesulitannya sangat tinggi dengan berbagai bentukan jeram yg variatif yg hanya ada disungai sungai yg sempit dan continuos rapid. Nah krn itu maka tingkat ketrampilan yg dibutuhkan dalam lomba adalah sangat trampoline sehingga kemampuan membaca " racing line" sangatlah minim kesalahan, bila tidak jeram didepannya akan membuat bertambah salah. Kemampuan scouting di darat & disungai " read & run" sangatlah diujung dengan kemampuan tehnikal dan tenaga serta kecepatan pengambilan keputusan. Peserta utk R4 disungai buatan kurang populer dikalangan para" spectator" walau sejarah R4 utk WRC IRF baru dimulai di Belanda sementara dinegara lain hanya menjadi kejuaraan regional atau sebagai venue event Olympic. 

 

Latar belakang tersebut, keluarga opinion dikalangan Atlit senior atas dasar pengalaman kalau Wadi Adventure untuk sungai buatan dan jeram2 nya lebih besar dari sungai buatan lainnya. Apapun tingkat kesulitannya adalah sebuah anugerah besar sebagai sekolah, pengalaman dan tentunya prestasi. Peluang ????

 

Dari catatan buku official WRC IRF R4 bahwa peserta terdiri dari 85 Tim dari 28 negara. Open Master Men - 11; Open Master Women 7; Open Men 20; Open Women 17; Junior Men 11; Junior Women 6; Youth Men 8 & Youth Women 5 peserta. Di Open Men, absennya Japan rank 1 di sprint, New Zealand rank 5 di sprint, Australia rank 8 disprint dan France dirank 14 disprint membuat peluang bertambah besar tapi tahukah kita bahwa para " spectator" tidak/kurang berkembang dalam setahunnya belakangan ini ? hanya intelejen WRC dengan pengalaman bisa menganalisa kekuatan mereka dengan dasar "data base" lomba terakhir dan siapa anggota timnya.

 

Peluang itu bisa dimenangkan dengan manajemen persiapan , pelaksanaannya . Sprint Open Men di WRC R4 menargetkan medali ( Insya Allah ) karena spesialisasinya lebih besar di Kategori Sprint & Slalom . Bagaimana  dengan Head to Head ( super berat ) karena ukuran berat badan membuat tehnik Ramming /Boat to boat yg dilakukan para lawan akan lbh menguntungkan dengan bobot perahu yg berat. Lantas DRR, kekuatan tenaga, kecepatan, daya juang dan metal yg kuat dengan hasil H2 H dan DRR asal perolehan nilainya besar sehingga hasil Over All mendapatkan rank 5 besar atau 3 besar. Bagaimana dengan Junior Men, peluang masih besar hanya kembali hitung2an mana yg menjadi prioritas kategori. Junior Women ?....lanjutkan perjuangan hingga titik akhir.

 

‌Hari ini tgl 1 Nov, official Training sdh berakhir sore tadi sebelum acara pembukaan dimulai . Suasana pembukaan yg meriah dengan aturan protokoler yg luar biasa membuat acara meraih ditambahkan kehadiran pejabat Mentri Sport UEA, Dubes Indonesia utk Abu Dhabi dan pejabat teras lainnya. Segala kekurangan panitia hari ini sudah diperbaiki dan hari esok dimulai Kategori Sprint & Head to Head, semuanya bisa dijawab dengan " gesture" yg penuh gereget , tenang, observasi dan analisa yg kuat serta Perilaku yg positif dalam menjaga persaudaraan dalam tingkat dunia sebagai cerminan olah raga adalah wawasan bebas politik. Tim sudah tidur, Insya Allah dalam istirahat nya mereka dipertemukan dengan "pemberi semangat hidup"....sehingga esok hari perilaku Atlit profesional akan memberikan tampilan tugas yg optimal...salam olah raga dari Hotel Danat AL Ain UAE

 

Follow twitter : @PB_FAJI | Facebook Group : Federasi Arung Jeram Indonesia | Email : pb_faji@faji.org