FAJI is Member of
International Rafting Federation
Since 2000

News

13 November 2005 05:08 PM

Perang Sudah Mulai Dayung Sudah di Kibaskan : Truk Durian

Source: Jelajah

“Sekali mengibas dayung dua tiga perahu lawan terlampaui”, mungkin itulah prinsip Tim-tim yang akan berlaga di Kejurnas Citarum 2005, 24 -27 Nopember 2005 yang akan datang. Persiapan yang pendek terhambat dana dan waktu, tak menghambat beberapa Tim unggulan untuk berlatih penuh semangat mempersiapkan diri dalam kejuaraan arung jeram akbar di Citarum nanti.

Tim Arung Liar – EIGER yang kali ini membawa pataka Pengda DKI yang berwarna Oranye, bahkan sudah berlatih menghafal jalur di Citarum sejak akhir bulan Ramadhan lalu, demikian juga beberapa Tim Jawa Barat, kembali ke rumah mereka di Desa Cisameng Rajamandala untuk menghitung jeram. Tim gabungan Pengda DKI asuhan Jajo Raharjo juga sudah mencicipi jeram-jeram Citarum di bulan penuh berkah itu.

Dari Medan dikabarkan 3 (tiga) Tim yang disiapkan menjadi juara, tengah berlatih keras di desa Tangga, Parhitean, Kab. Asahan, tempat jeram-jeram besar sungai Asahan bermukim. “Kami tidak lagi mau kecolongan, ternyata dalam arung jeram pacuan, sepersekian detik aja sangat bermakna kemenangan atau kekalahan. Target kami Juara,” begitu Yohaness, Ketua Pengda FAJI Sumut, yang sekaligus menjadi Official Tim Pengda Sumut, yang telah merasakan pahitnya kekalahan sangat tipis (65/100 detik), di Kejuaraan Rongkong 2004 lalu.

Debutan baru Pengda FAJI Jatim, juga menggodok 3 (tiga) Tim profesionalnya di Pekalen Probolinggo, yang jeramnya dikenal sulit dan banyak entrapment. Beberapa penggiat dan tamu wisata arung jeram sempat tewas diterkam jeram Pekalen ini… ih sereeem … “ Jatim kami targetkan masuk 3 (tiga) besar. Namun kami lagi kesulitan dana untuk pengadaan bendera Pengda, budget yang diajukan Rp. 180 juta”, canda Mas Totok Noerdianto Ketua Harian Pengda FAJI Jatim. Cak … kalau mark-up dana bendera jangan kebanyakan, emang kayak partai politik, benderanya dimana-mana, isinya nggak ada….

Jatim dikabarkan tidak tanggung-tanggung menurunkan 3 (tiga) Tim professional, dari operator wisata Arung Jeram di Pekalen Probolinggo, NOARS-REGULO-SONGA. Selain menjadi ajang pembuktian siapa yang terbaik di Jatim dari ketiganya, nampaknya Jatim langsung tancap gas berburu prestasi di Kejurnas Citarum 2005. SONGA dan NOARS Rafting menyodok peringkat 3 dan 4 dalam Kejuaraan Rongkong 2004 di Luwu Utara, Sulawesi Selatan. Kontingen Jatim langsung dipimpin Cak Mirban, Ketua Pengda FAJI Jatim yang juga pengusaha kelas hiu dari Surabaya, so… masalah gizi bisa tertanggulangi.

Sementara hasil pantauan langsung di Semarang, Pengda FAJI Jateng sedang serius memantapkan atletnya, 2 (dua) Tim berlatih kecepatan di Banjir Kanal Barat, dan 1 (satu) Tim berlatih ketangkasan di Kali Progo, Magelang. “Jateng tidak pasang target muluk, kami manfaatkan Kejurnas ini untuk pengenalan dan konsolidasi penggiat arung jeram di Jateng”, demikian Mas Bambang Siswoko, pendiri Pengda FAJI yang masih Ketua Pengda Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Jateng dalam Jumpa Press di Hotel Pandanaran Semarang hari Jumat malam. Pengda FAJI Jateng menyertakan Tim professional Progo Rafting, 1 (satu) Tim Gabungan Putra Semarang dan 1 (satu) Tim Putri.

Pengda FAJI Jambi, yang selalu menyodok peringkat 10 (sepuluh) besar, bahkan mengalahkan beberapa Tim unggulan dari Jawa, kali ini menetapkan target 5 (lima) besar. Dikomandani Raja Sihotang, Jambi telah mengirim 2 (dua) Tim langsung terbang ke Citarum, sambil berlebaran dengan warga waduk Saguling. Sementara 1 (satu) Tim Jambi diberangkatkan pasca lebaran sambil menunggu tambahan logistik. Kabarnya Pengda Jambi menyiapkan bekal 1 (satu) truk durian terbaik asal Bangko untuk dijual di lokasi lomba – sementara dompet jadi tebal, lawan mabuk durian, kena diskwalifikasi, Jambi melaju, mungkin itu taktiknya. Waspadalah…(BdY)

 

Follow twitter : @PB_FAJI | Facebook Group : Federasi Arung Jeram Indonesia | Email : pb_faji@faji.org