FAJI is Member of
International Rafting Federation
Since 2000

News

24 February 2012 05:23 PM

Selangkah maju menuju wisata arung jeram yang berstandar nasional

Source: Pubdok FAJI

Dunia usaha wisata arung jeram di Indonesia maju selangkah dengan telah disepakatinya draft Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif tentang Standar Usaha Wisata Arung Jeram dalam konvensi yang diselenggarakan di Jakarta, 20 Februari 2012 dihadiri 22 peserta yang berasal dari para stakeholder di dunia wisata arung jeram.

Konvensi dimulai dengan penjelasan tentang kebijakan pengembangan standar usaha pariwisata,  disampaikan oleh Bapak Gozali Djamal yang mewakili Direktur Standardisasi Pariwisata Dra. Ani Insani MPD. Terdapat lima puluh enam jenis usaha wisata dimana sembilan belas diantaranya termasuk wisata arung jeram sedang dalam proses penyusunan kebijakan standar usahanya. Ke depannya setelah peraturan pemerintah ini disyahkan setiap usaha wisata arung jeram diwajibkan untuk memiliki sertifikasi usaha. Sertifikasi ini akan dikeluarkan oleh lembaga mandiri yang dibentuk untuk tujuan standarisasi usaha dimana kementrian pariwisata dan ekonomi kreatif sebagai pengawasnya.

Untuk tenaga kerja di bidang wisata arung jeram dan pemandu pada khususnya, pemerintah telah lebih dulu menyusun dan menetapkan Standar Kompetensi Pemandu Arung Jeram hingga menyelenggarakan pelatihan bagi assessor. Saat ini Indonesia telah memiliki sepuluh orang asesor yang siap melakukan penilaian terhadap para pemandu arung jeram. Pemandu yang memiliki sertifikat menjadi salah satu persyaratan untuk menjalankan usaha di bidang wisata arung jeram.

Standar Usaha Wisata Arung Jeram memuat tiga aspek yaitu: Produk, Pelayanan dan Pengelolaan. Diskusi yang dipimpin oleh Ibu Agustien Muliawati ini berlangsung cukup alot dengan peserta yang datang dari berbagai daerah di Indonesia seperti Sumatera Utara, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Jakarta tentunya.

Sejak terjadi kecelakaan yang berdampak luas pada operator wisata arung jeram pada tahun 2003, PB FAJI terus melobby departemen kebudayaan dan pariwisata kala itu untuk segera menerbitkan sistem pengawasan terhadap dunia wisata arung jeram. Kebutuhan ini terjawab dengan disusunnya Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia/SKKNI untuk pemandu arung jeram. PB FAJI membentuk task force yang terdiri dari Lody Korua, Budi Yakin dan Joni Kuriawan. Sedangkan untuk usaha wisatanya ditunjuk Amalia Yunita, Bragowo Herlambang dan Buce Suripaty.

Dengan telah diselenggarakannya konvensi ini, PB FAJI berharap dunia wisata arung jeram Indonesia akan berkembang ke arah yang lebih baik. “Indonesia telah maju selangkah, federasi internasional IRF baru akan menyusun standar wisata arung jeram dunia, tapi Indonesia sudah memilikinya”kata Yuni salah satu nara sumber yang saat ini juga sedang menyusun standar di tingkat internasional.

Jakarta, 20 Februari 2012

 

Follow twitter : @PB_FAJI | Facebook Group : Federasi Arung Jeram Indonesia | Email : pb_faji@faji.org