FAJI is Member of
International Rafting Federation
Since 2000

News

26 December 2009 06:57 PM

Kejurnas R-6 Ciberang Banten (H-1) : Pembukaan dengan Pedang Setajam Silet - IMPOSIBLE IS NOTHING

Source: Panpel & PB FAJI

PERSIAPAN. Kejuaraan Nasional Arung Jeram R-6 Ciberang Banten yang diselenggarakan oleh Pengurus Daerah FAJI Banten nampak dipersiapkan matang, walau jadwal Kejuaraan baru ditetapkan 2 (dua) bulan menjelang Lomba. Panitia yang dipimpin langsung Ketua Harian Pengda FAJI Banten, Komisaris Polisi Agus Rasyid dan dimotori oleh 2 (dua) orang bintara Brimob yang juga Anggota Pengurus Daerah FAJI Banten, Briptu Aris Widodo S. Hut dan Brigadir Doelhak, mampu melaksanakan persiapan dengan cukup sempurna dan memuaskan para peserta.

 

PB FAJI yang biasanya dibuat sibuk dengan segala persiapan kini hanya kebagian sebagian saja pekerjaan besar Kejuaraan. PB FAJI dalam kejuaraan ini selain melakukan supervisi dukungan penyelenggaraan lomba, juga mempersiapkan dan melaksanakan teknis perlombaan serta menyelenggarakan Pelatihan. Panitia lokal selain menyiapkan pendanaan kegiatan, juga menyelenggarakan dukungan bagi terselenggaranya lomba. Bagi Peserta juga disiapkan moda transportasi dari Bandara, bila kedatangan dengan Pesawat, juga moda transportasi darat dari Kota Serang bila kedatangan dengan Bus. Panitia juga telah menyiapkan akomodasi dan layanan catering bila Peserta datang lebih awal. Panitia juga sukses menggalang dukungan lokal, baik dari aparat setempat maupun organisasi masyarakat seperti ORARI yang memback-up komunikasi lapangan.

 

Rupanya pendelegasian pelaksanaan Kejurnas untuk kedua kalinya, setelah Kejurnas Merangin - Jambi 2008, merupakan proses pembelajaran yang berharga dan telah berbuah manis dengan suksesnya seluruh penyelenggaran Kejuaraan. Kesempurnaan ini mendapat pujian dari PB FAJI saat Amalia Yunita, Wakil Ketua Harian PB FAJI menyampaikan pidato pembukaan Kejuaraan. Sinergi ini bisa terjalin baik dengan komunikasi yang intens yang terus dijalin selama persiapan Kejuaraan oleh Panitia Lokal dan PB FAJI.

 

Menjelang Kejuaraan, selain mempersiapkan medan lomba, PB FAJI juga menyelenggarakan Pelatihan dan Simulasi River Rescue, juga Pelatihan Juri & Wasit.   Dalam kegiatan yang banyak melibatkan masyarakata lokal ini PB FAJI menyelenggarakan Pelatihan Juri dan Wasit untuk 55 orang, dimana 35 orang diantaranya Guru SD/SMP dari Kab Lebak. Komponen masyarakat lokal inilah yang diharapkan dapat dilibatkan untuk pengembangan penyelenggaraan Kompetisi Arung Jeram di Ciberang diwaktu mendatang.  Peserta Pelatihan Juri dan Wasit yang lolos ujian tulis dan praktek - dengan ikut serta menjadi Juri/Wasit Lomba, akan mendapat Sertifikat dari PB FAJI, dan dapat mengikuti Pelatihan lanjutan.

 

PEMBUKAAN. Kejuaraan Nasional Arung Jeram R-6 Ciberang Banten, dibuka Senin 21 Desember 2009 dalam 2 (dua) sesi acara yang meriah. Pagi hari seluruh Peserta melakukan APEL ATLET dengan acara utama pembacaan JANJI ATLET dan JANJI JURI & WASIT. Lomba kemudian digelar dengan mempertandingkan Nomor SPRINT, dimana 19 (sembilan) belas peserta melakukan Solo Run untuk mendapatkan waktu terbaik mengarungi Jeram Ciberang sepanjang 800 meter.

 

Setelah menyelesaikan Nomor SPRINT, acara pembukaan resmi dimulai dengan acara yang lebih meriah karena langsung dihadiri Wakil Gubernur Banten - Bpk M. Masduki, Bupati Lebak - Bpk. Jayabaya dan Danpasmar 2 Brigjen  (Mar) Prang Verry Kunto  yang mewakili Ketua umum PB FAJI, Dankormar Mayjen TNI (Mar)  Alfan Baharuddin yang berhalangan hadir. Dalam amanatnya Wakil Gubernur menyampaikan komitmen Pemprov Banten untuk terus mendukung Olahraga dan Wisata Arung Jeram di Banten sebagai potensi yang dapat dikembangkan untuk membina generasi muda sekaligus membangkitkan Wisata Alam di Banten.

 

Ketua Panitia Lomba Bpk Abdul Wahab Hasibuan .SH. M.Hum yang adalah Kajati Banten sekaligus Ketua Umum Pengda FAJI Banten, yang Pidatonya dibacakan oleh Kompol Agus Rasyid, dalam pidatonya menyampaikan  bahwa Kejurnas Arung Jeram 2009 ini diselenggarakan dengan maksud memacu prestasi Olahraga Arung Jeram, serta sebagai ajang promosi Wisata Arung Jeram di sungai Ciberang, Kab. Lebak - banten. Sehingga Wisata Arung Jeram akan menjadi lokomotif baru pariwisata di lebak dan banten.  Hal ini akan membawa efek pertumbuhan ekonomi dan investasi di daerah ini di waktu mendatang, karena dengan memiliki potensi Wisata Arung Jeram di Provinsi Banten merupakan salah satu daya tarik tersediri bagi para wisatawan, karena tidak semua provinsi di indonesia yang mempunyai lokasi Wisata Arung Jeram.

 

Sementara Sambutan PB FAJI yang dibacakan oleh Amalia Yunita, Wk. Ketua Harian PB FAJI, menyampaikan pentingnya Kejurnas  Ciberang Banten dalam persiapan Event AUSTRALASIA di Jawa Tengah April 2010 mendatang. PB FAJI juga menyampaikan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan di DAS (Daerah Aliran Sungai) Ciberang yang kelihatan semakin terancam oleh aktifitas pembangunan, pertanian dan pertambangan. Bupati Lebak Bpk. Jayabaya selain menyampaikan komitmen dukungan terhadap potensi Wisata Arung Jeram juga meneguhkan program penyelamatan lingkungan DAS Ciberang  dengan mencanangkan Program Penghijauan "One Man Five Tree".

 

Upacara Pembukaan kemudian dimeriahkan penampilan Seni Budaya Daerah yang tak jauh dari kegiatan Martial Arts alias olah kanuragan dan pertunjukkan debus atau  ilmu kebal khas Banten. Ketua Harian Pengda FAJI Banten, Kompol Agus Rasyid yang sekarang menjabat Wakil Direktur SAMAPTA di Polda Banten juga sempat unjuk kebolehan bersama paramuridnya dari "Perguruan Seni Beladiri Harimau" Banten. Beberapa balok beton yang ditumpuk diatas durian berduri tajam yang ditindihkan diatas kepala berterbangan karena dihantam dengan palu gada berkecepatan meteor. Belum lagi pertunjukan ilmu kebal yang cukup mengerikan, lidah dan leher yang disayat dengan pedang setajam silet...... IMPOSIBLE IS NOTHING .... (BdY)

 

 

 

Follow twitter : @PB_FAJI | Facebook Group : Federasi Arung Jeram Indonesia | Email : pb_faji@faji.org