FAJI is Member of
International Rafting Federation
Since 2000

News

08 December 2009 02:41 PM

Mura Open 2009 : Pulau Kidak dibanjiri Petarung Jeram Mahar Kawinan & Mabuk Durian (Up Date 3)

Source: PB FAJI & Pan Pel MURA OPEN 2009

Atas kerjasama PB FAJI (Pengurus Besar Federasi Arung Jeram Indonesia), dan Pemkab Musi Rawas Sumatera Selatan akan diselenggarakan Kejuaaran Arung Jeram R-4 Tingkat Nasional Musi Rawas Open 20009, yang akan dibuka resmi Rabu 9 Desember 2009, di Desa Pulau Kidak, Kecamatan Rawas Ulu Kab. Musi Rawas. Persiapan kejuaraan ini membuat keramaian baru di kampung yang berada di buffer zone hutan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) yang berbatasan dengan Propinsi Jambi ini. Desa Pulau Kidak, yang jaraknya 135 km dari Kota Lubuk Linggau, bisa ditempuh dalam waktu 3 - 3,5 jam dengan Mobil. Seratus kilometer menuju Pulu Sidak berupa jalan negara arah Sorolangun Jambi, yang nyaris lurus dan mulus, selanjutnya jalan Kabupaten beraspal sepanjang 6 (enam) km dan jalan tanah sepanjang 30 km.


Terletak di Kaki Gunung Kerinci, masyarakat desa Pulau Kidak hidup tenang dari pertanian, perikanan dan pertambangan. Kawasan hulu Sungai Musi Rawas ini alamnya indah dan kaya dengan sumberdaya alam, telah lama memancing para cukong untuk ikut menikmati lezatnya kayu hutan alam, batuan dan material tambang di kawasan ini.  Sebelum ilegal logging tegas dilarang, kawasan ini menjadi perlintasan para logger, demikian juga batuan Sungai Musi Rawas dikenal memiliki nilai artistik yang tinggi untuk seni ukir batu, Susieki. Jenis batuan disini memiliki inti berupa kristal kaca dan padatan kristal warna-warni yang luar biasa indah. Karenanya batuan di kawasan ini telah lama ditambang untuk dikirim ke pasar Korea, untuk hiasan taman, pajangan ruang tamu dan konon untuk mahar kawinan yang berharga sangat mahal.


Sebelum banyak kawasan hutan alam dihancurkan para logger, kawasan ini juga sempat menjadi perlintasan wisata alam para pengunjung TNKS dari Eropa. Namun kawasan yang masih terjaga, memiliki daya tarik alam yang luar biasa, demikian juga Hunian Suku Kubu tidak jauh dari kawasan ini, bisa dipaketkan dalam satu wisata petualangan. Bila kita melakukan perjalanan malam dikawasan ini, kita akan mudah menjumpai kupu-kupu berfosfor mirip kunang kunang yang menerangi para pelintas hutan, kupu-kup endemik TNKS inilah salah satu bukti kekayaan dan keragaman plasma nutfah di kawasan ini.


Dari Pulau Kidak kita juga bisa mengunjungi Objek Wisata Goa Napalicin yang populer sejak jaman Belanda, dan banyak dikunjungi peziarah termasuk dari Eropa. Gua ini penuh ornamen stalaktit stalakmit kombinasi batuan vulkanis dan karst. (kapur) Di desa ini juga tersimpan satu pusaka leluhur berupa 1 (satu) set meriam tempur jaman Mataram dan dayung mini yang konon punya kekuatan magis luar biasa, yang mirip legenda sapu terbang di Magic Story Harry Porter.


Kawasan Pulau Kidak juga dikenal dengan durian dan duku Palembang No. 1 yang di Jakarta bertebaran lapaknya terutama di Cililitan, salah satunya berasal dari kawasan ini. Peserta Kejuaraan yang telah datang duluan di Pulau Sidak tak henti berpesta durian dan duku sebagai desert hidangan harian yang disiapkan masyarakat setempat. Potensi alam dan wisata inilah yang perlu semakin dipopulerkan untuk kemajuan Pariwisata di Kabupaten Musi Rawas. Seperti disampaikan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kab. Musi Rawas, HA Rakhman Achmad, yang juga tuan rumah MURA OPEN 2009, "Kami ingin mengangkat potensi wisata alam dan petualangan Musi Rawas sehingga memberikan sumbangan ekonomi lebih besar bagi masyarakat sekitar. Kejuaraan Arung Jeram MURA OPEN 2009, akan memiliki dampak promosi yang luas karena akan disiarkan dan dipublikasikan oleh berbagai media cetak dan elektronik".


Pembukaan Musi Rawas Open 2009, akan dilaksanakan langsung oleh Bupati Musi Rawas H. Ridwan Mukti dan akan dihadiri seluruh jajaran Muspida, Muspika Kab. Musi Rawas. Pembukaan akan diramaikan dengan berbagai atraksi budaya daerah. Selain itu juga diselenggarkan pemecahan Rekor Indonesia untuk kategori formasi tumpukan dan pesta DURIAN sebanyak 7000 (tujuh ribu) buah.  Pemecahan rekor ini  akan dihadiri assesor dari Museum Rekor Indonesia (MURI) . Semoga para peserta Kejuaraan tidak mabuk durian duluan...  Selamat berlomba. (BdY)


 

Follow twitter : @PB_FAJI | Facebook Group : Federasi Arung Jeram Indonesia | Email : pb_faji@faji.org