FAJI is Member of
International Rafting Federation
Since 2000

News

02 June 2009 09:05 PM

Catatan kecil # 3 WRC Bosnia 2009 : 7 jam ke Tara

Source: Amalia Yunita

Tara, 21 May 2009

 

Banyak peserta, panitia dan juri yang mengira bahwa medan DRR (Down River Race - Lomba Pengarungan Jarak Jauh) akan sangat mencekam seperti yang didengungkan selalu. Sungai Tara yang terletak di perbatasan Bosnia dan Montenegro dicapai lewat perjalanan darat selama 7 jam. Sebanyak lebih dari 500 peserta dan 300 panitia termasuk juri berangkat dalam iringan convoy sejak jam 5 dini hari. Tiba di sungai Tara, puluhan anak balita menyambut iringan peserta yang kembali berbaris sesuai urutan abjad nama negara memasuki kota. Upacara penyambutan kecil diwarnai nyanyian seriosa dari wali kota dan panggung hiburan memberi kesan ramah dan hangat. Kelar upacara, peserta di tempatkan di camp di tepi Sungai Tara dan para juri di sebrang sungai yang sudah merupakan negara Montenegro. Susahnya jadi orang Indonesia, saya sempat tertahan 2 jam di perbatasan, untuk mendapat visa.

Nomor DRR jalurnya wajib dicoba sehingga walau sudah lelah di jalan, seluruh peserta lantas memanfaatkan sisa hari untuk mencoba jalur. Banyak peserta kecewa, tak ada jeram kelas IV atau bahkan III+ yang dijanjikan panitia. Pemandangan indah di sepanjang bentang sungai lumayan jadi pelipur kekesalan.

Nomor DRR dilombakan dengan 5 perahu sekali start. Rombongan berikutnya berangkat setiap 3 menit sekali. Tak perlu ada acara tunggu perahu seperti yang kerap dilakukan di Indonesia. Di arena WRC setiap tim sudah punya perahu masing-masing dengan bendera negara di sisi depannya. Dampaknya waktu lomba dapat dipercepat sehingga mengurangi faktor keberuntungan pada tim-tim tertentu jika TMA berubah.

Saya bertugas sebagai penanggung jawab result di tempat finish bersama 4 general & assistant judges. Sebenarnya tak terlalu sulit, karena perhitungan waktu dilakukan otomatis dari camera oleh perusahaan timekeeper yang disewa panitia. Jadi agak rumit karena peralatan mereka mengenali perahu dari nomornya bukan bendera, dan jadi tambah payah lagi karena mereka belum memiliki pengalaman di kompetisi arung jeram dan kerap melakukan kesalahan-kesalahan angka dan peringkat. Padahal kegiatan ini disiarkan life sepanjang hari oleh TV Bosnia. Hasil langsung otomatis keluar di TV bak pertandingan sepakbola atau balap mobil formula.

Hungary tiba-tiba melejit ke posisi teratas untuk kategori Men. Brazil dan Russia memasuki garis finish hampir bersama-sama, hanya terpaut oleh ujung tabung perahu dan menempati urutan 2 & 3. Japan yang dalam catatan waktu menempati urutan no 2, harus terjungkal ke nomor 5 karena dilihat wasit mendorong dengan sengaja dayungnya ke arah tim lain dan terkena penalti 10 detik. Walau berada di urutan 5 dalam H2H, Brazil mampu menempati urutan teratas dalam total poin perolehan untuk 3 nomor lomba.

Women Team dari Netherland, Japan dan Czech Republic berturut-turut menempati urutan 1,2 dan 3 dalam posisi teratas setelah lomba DRR. Japan merajai dalam nomor DRR diikuti Netherland yang hanya terpaut 6 detik di belakangnya. Suatu catatan baru bagi keduanya yang masih merupakan tim baru di dunia WRC. Great Britain akhirnya harus terjungkal ke urutan nomor 4 pada total poin dan gagal mengantongi medali dalam nomor DRR karena berada di urutan 6.

Sorenya sebelum deretan bus rombongan kembali lagi ke Banjaluka, pemenang lomba DRR dinaikan ke panggung untuk pengalungan medali. Pemerintah Bosnia selaku penyandang dana juga punya kepentingan mempromosikan sungai Tara selain sungai Vrbas sebagai obyek wisata arung jeram yang sangat layak dan sangat indah untuk dikunjungi. (AY)

 

 

Follow twitter : @PB_FAJI | Facebook Group : Federasi Arung Jeram Indonesia | Email : pb_faji@faji.org