FAJI is Member of
International Rafting Federation
Since 2000

News

29 October 2005 07:35 PM

Jejak Petualang Gaek di Riak Citarum

Source: Jelajah

Serunya jeram, dan gemericik riak arus sungai Citarum nampaknya akan segera menjadi pendongeng yang cerewet bagi mereka yang pernah menyapanya. Pasalnya, di tengah ramalan akan ketatnya persaingan antar atlet pada Kejurnas Arung Jeram 2005 di Saguling mulai 24-27 November 2005 ini, para petualang gaek berniat menggelar reuni.

“Sangat disayangkan jika kegiatan ini hanya untuk mencari siapa pengarung jeram terbaik di Indonesia,” begitu kata Lody Korua. Menurut dia sebaiknya momen kejurnas ini bisa dipakai untuk silaturahmi, reuni, mengenang sejarah arung jeram sekaligus mengumpulkan para perintis arung jeram di Indonesia .

Memang tak bisa dipungkiri bahwa lembah sungai Citarum menyimpan sejuta sejarah perkembangan arung jeram di Indonesia . Berawal dari lembah sungai Citarumlah terlahir motivasi bagi club-club pecinta alam untuk menggeluti arung jeram.

Berbekal alasan inilah maka Lody bersemangat untuk mengundang pengarung jeram seluruh Indonesia guna memanfaatkan momen tersebut untuk berkumpul.

“Yang tua ketemu dengan yang muda, yang tua cerita tentang masa lalu, yang muda mungkin hanya mendengar sepak terjang senior-senior kita dari media, atau tidak tahu sama sekali,”harapnya pasti. Harapan Lody ini nampaknya tidaklah akan sia-sia. Pasalnya, beberapa petualang gaek yang telah mendulang sukses di karirnya masing-masing telah menunjukkan indikasi dukungan mereka. Tercatat nama-nama seperti Sinarmas Djati, Gustaf Afdol Ocim, Arief Kimin, Ogun, Bongkeng Wanadri , kang Kacus, Yemo, Effendy Soen serta Aristides Katoppo dan Herman Lantang yang menyakinkan dukungannya asal tidak mengganggu acara gerejanya.

Dukungan Media

Rencana reuni para petualang gaek ini pun nampaknya akan mendapat sorotan tersendiri dari media disamping acara Kejurnasnya sendiri. Pasalnya beberapa dari petualang gaek ini juga terjun ke dunia media. Terlihat nama nama seperti Dody Johanjaya dari Jejak Petualang TV7, Rudy Badil dengan Kompasnya, Adiseno dengan Sinar Harapannya, Utun Leman Kartakusumah dan Ati dari Suara Pembaruan, Decil dari Jelajah Trans TV, Edy Prasetyo MetroTV Expedition dan tentu saja ada Tantyo Bangun dari National Geographic Indonesia. Indikasi dukungan dari media ini diharapkan Lody membuat para sponsor tergelitik untuk mendukung acara di luar Kejurnas tersebut. Tentu saja tanpa mengabaikan Kejurnas itu sendiri yang merupakan acara inti. (Wicak)

 

Follow twitter : @PB_FAJI | Facebook Group : Federasi Arung Jeram Indonesia | Email : pb_faji@faji.org