FAJI is Member of
International Rafting Federation
Since 2000

Articles

All Articles Index | Teknik | Wisata | Organisasi | Warnasari | Feedback

06 July 2006 12:36 PM

Wisata Petualangan : Sumsel Surga Arung Jeram

Sumber: Sutrisman Dinah

BILA berminat berwisata, sekaligus olahraga dan bertualang, olahraga arung jeram beberapa sungai di Sumatera Selatan, menawarkan itu. Kondisi geografis wilayah sebelah barat Sumatera Selatan yang berbatasan dengan Bukit Barisan, menjadi "surga" bagi penggemar dan yang suka dengan tantangan dan pengalaman baru.

Sejumlah anak sungai yang berarus deras dan berjeram (white water) tersebar di berbagai lokasi. Baru-baru ini, tim mahasiswa pencinta alam Wigwam (Fakultas Hukum Unsri), mengarungi jeram di hulu Sungai Manna (sebelah Tenggara Gunung Dempo). Sungai Manna yang membelah bagian Selatan Provinsi Bengkulu bagian
hulunya berada di wilayah Sumsel.


***

LOKASI start di kota Kecamatan Tanjungsakti (Lahat) berada di Bukit Barisan, biasa digunakan penggemar olahraga arung jeram. Dari awal, sungai ini memiliki tingkat kesulitan bervariatif. Memang lokasi ini pun ditawarkan untuk paket wisata, namun grade (tingkat kesulitan), tentu membutuhkan pemandu (guide) yang berpengalaman. Lokasi biasanya diu pilih, karena menjadi titik terdekat untuk turun ke sungai. Dari sini, sungai cukup lebar dan arus yang yang terdengar bergemuruh. Arus deras yang ditawarkan di bagian ini, rasanya sudah cukup meningkatkan pacuan adrenalin tubuh.


Tonjolan batu membentuk aliran air dan menimbulkan, memerlukan tenaga ekstra untuk melewatinya. Ayunan ombak di sini, masih bisa disaksikan penduduk desa. Hanya dalam hitungan detik, tak waktu berleha-leha, di ujung alur sungai membentuk pelataran arus yang relatif tenang, memberikan kesempatan
untuk menarik napas dan sedikit untuk beristirahat.


Keindahan alam, tebing di kiri-kanan sungai menawarkan keindahan alam hutan hujan tropis. Arus tenang ini, hanya 50 meter, di depan sudah menunggu jeram yang tak kalah mendebarkan. Tim seolah "dibangunkan" oleh skipper (juru mudi) untuk bersiap melalui jalur sempit. Di jalur sepanjang 15 kilometer yang ditempuh, setidaknya ada dua jeram yang membutuhkan konsentrasi tim secara penuh. Jeram yang
membentuk patahan (hole) dan batuang padas pinggiran sungai, serta kelokan arus di ujung jeram yang membentuk cekunngan dan arus memutar.

***
OLAHRAGA arung jeram memang belum begitu populer di wilayah ini. Penggemarnya baru sebatas kalangan penyuka (outdoor). Aktifitas ini masih dikategorikan olahraga berisiko tinggi, bila prosedur standar dan tingkat kemampuan (skill)  tidak diperhatikan. Termasuk jeram Sungai Manna, dengan kategori kesulitan maksimal grade-IV. Sehingga tidak aneh jika perkembangannya tidak begitu populer, selain lokasinya relatif membutuhkan waktu cukup lama. Lokasi arung jeram Sungai Manna ini, misalnya, kalah populer di kalangan penggemarnya dibandingkan lokasi arung jeram yang sudah  ijadikan kawasan wisata di Pulau Jawa. Juga
tak sepopuler Sungai Alas (di utara Sumatera) atau bahkan Memberamo di Papua, yang telah mendunia.
Lokasi start awal Jeram Manna yang berada di wilayah Kabupaten Lahat, titik awal ini terletak sekitar 40 kilometer dari Kota Pagaralam.


Peralatan pun relatif mudah didapat, ada operator penyelenggara termasuk pemandu, yang berdomisili di Pagaralam. Olahraga ini relatif baru dikenalkan kepada masyarakat Sumsel, walaupun sudah ada wadah
organisasinya FAJI (Federasi Arung Jeram Indonesia) 1997 lalu. Potensi ini pula yang ditawarkan pengelola pariwisata daerah itu. Selain, lokasi arung jeram Sungai Lematang, terutama ruas Pelangkenidai-Lematang Indah (air terjun). "Untuk petualangan, jalur Lematang Indah (Pagaralam)-Endikat, belum banyak dilalui. Jeram-jeram dan alamnya 'luar biasa'," kata Ketua FAJI Sumsel, Koesmiran SH, operator Permata Jeram.
Bila jalur ini kurang terjamah, justeru jalur Endikat-Lahat, relatif sudah lebih dulu dikenal kalangan penggemar arung jeram. "Lumayan bagus, risikonya mungkin lebih rendah. Pengarungan sekitar empat jam," ujar Anca dari Wigwam.

Lahat dan Pagaralam sudah menawarkan lokasi arung jeram untuk wisata. Sungai Enim (Muaraenim), dari Begedung (Semendo) akhir tahun 2005  menyelenggarakan kejuaraan nasional pengarungan jeram (down-river). Sungai Rawasulu (Musirawas) dijadikan lokasi wisata. Sungai Selabung dan Saka (Muaradua, OKU Selatan), dua sungai ini belum banyak dijamah kalangan pengarung jeram. Inilah lokasi-lokasi
arung jeram yang menantang untuk dijelajahi kalangan petualang dan wisata.

 

* Sutrisman Dinah Anggota (LB) Gemapala Wigwam FH Unsri GW.83-121

 

Follow twitter : @PB_FAJI | Facebook Group : Federasi Arung Jeram Indonesia | Email : pb_faji@faji.org