FAJI is Member of
International Rafting Federation
Since 2000

Articles

All Articles Index | Teknik | Wisata | Organisasi | Warnasari | Feedback

20 November 2007 06:42 PM

RAFTING BENGKULU : 'ae Manna

Sumber: Jack

RAFTING BENGKULUae' Manna

Sedikit informasi tentang ae' (air/sungai) Manna... berhubung udah lama, jadi beberapa nama tempat udah lupa.. sorry, guys.. lagian GPS gw yg isinya banyak bgt ilang huuuhuuuuuu..

Survey pertama bulan April '03 (Inge=Srikandi rafting versi majalah Matra hehehe - Jack - Dompie - Erwin Gumay + tim Lahat/Mabidar) saat masih musim hujan, kondisi air "bagus" (baca: besarrrrgggghhhh...)
Survey kedua bulan September '03 (tim survey awal plus tim Rakata/Swatala + Mapaptri + tim Lahat/Mabidar), kondisi musim kemarau, Tinggi Muka Air/TMA di bawah normal (turun 100cm dibandingkan survey pertama, TMA di cek di meteran air PLN dkt Lubuk Semabang/Semabang Rapid)..

Saat di lokasi, kita membagi jalur sungai menjadi 4 bagian ( Upper, Tanjung Sakti, Middle, Lower..
Legenda:

  • ??     =lupa nama tempatnya hehehe..
  • SP     =Start Point
  • RP     =Rest Point
  • FP     =Finish Point
  • JT     =Jarak Tempuh


Upper : Dam - Tanjung Sakti
SP : Dam..
FP : Jembatan Gantung (pertemuan sungai)
jarak tempuh : 1,5 jam (santai)


posisi Dam ?? sekitar 10 mnt dari tanjung sakti ke arah Pagar Alam.. tinggi air rata2 se-dengkul.. jalur awal selebar 5m, mendekati tanjung sakti sekitar 15m (100m ke hulu ada anak sungai tapi cukup lebar dan berarus deras) dari dam trip bergantung pada musim krn survey ke-2 kita tidak bisa lewat.. kondisi batunya di atas normal hahaha.. bukan airnya hihihi.. saat musim hujan, walau kondisi dangkal tapi cukup excited krn gradien cukup tinggi ditambah jalur sempit.. kadang hanya muat 1 boat.. beberapa tempat banyak dahan pohon menghalangi jalur.. emergency exit route mudah karena masih dekat dgn perkampungan & jalan raya

Tanjung Sakti: Tj. Sakti - ae' Simpur
SP : Jembatan Gantung
FP : ae' Simpur
jarak tempuh : 2,5 jam (santai, full scouting)

saat musim hujan, direkomendasikan untuk mempersiapkan segala hal dengan baik untuk memasuki jalur ini.. boat, PPE, rescue system, etc.. di jalur ini kita akan memasuki sungai yg diapit bukit2, beberapa tempat malah tebing vertikal atau bukit yg curam.. dari peta topo yg kita bawa, jalur sungai menghilang tertelan jalur kontur perbukitan dan jalan raya menjauh hingga pertemuan ae' Simpur..
untuk first descent, dianjurkan untuk scouting terus karena ada bagian belokan sungai yg tidak terlihat dari jauh sehingga saat diarungi kita bisa masuk ke eddies yg besar (Lubuk=lokal).. ada bagian sungai yg berjeram besar tapi kurang lahan untuk scouting..
beberapa jeram sangat dekat jaraknya (continous rapid) ditambah beberapa patahan sungai.. (di salah satu jeram  malah boat sempat miring dan menumpahkan 3 org pendayung nya padahal di depan masih ada jeram panjang menanti..)
kondisi jeram saat musim hujan rata2 grade 3+ - 4...

Finish Point adalah sandy beach dekat jembatan ae' Simpur dan jalan raya (seneng bgt liat jalan raya setelah 2,5 jam harap2 cemas di tengah hutan belantara dan kondisi agak gelap karena mendung & menjelang sore hmmmmmm it's spooky....)
emergency exit route sangat sulit karena sungai berada di tengah perbukitan yg curam dan jauh dari jalan raya


Midle Part: ae' Simpur - Pulau Timun
SP : ae' Simpur
FP : desa Pulau Timun
jarak tempuh : 2,5 jam (santai, full scouting)

Di bagian ini, sungai yg diarungi masih mempunyai beberapa jeram besar, salah satu nya adalah jeram Lubuk Semabang (lokal=??).. bentuknya adalah patahan dan susunan batu membentuk dam selebar sungai (12m) dengan tinggi sekitar 1 m saat TMA diatas normal.. kondisi ini diperparah dengan adanya 3 jeram diagonal standing wave (zig-zag, mengingatkan jeram Maskot cimandiri taon 95an) dengan ujung jeram tsb adalah diagonal main flow mengarah ke tebing (jeram "S" cicatih)
Salah satu keuntungan dari trip ini adalah adanya jalan raya mengikuti jalur sungai hingga jembatan Pulau Timun sehingga tim darat dapat memantau pengarungan dengan kendaraan (mobil/motor).. malah terdapat beberapa jambatan gantung besi atau akar sehingga kita bisa membuat dokumentasi dengan foto atau video..
Rest point di jalur ini adalah sandy beach-nya ae' Bulu lengkap dengan air jernih nan segar.. kita bisa beristirahat makan siang dan menikmati jernihnya air sungai Bulu, salah satu anak sungai Manna...
finish point pulau timun, di bawah jembatan besi.. jembatan ini memotong sungai Manna sehingga awalnya dari Pagar Alam sungai Manna berada di sisi kanan jalan hingga P. Timun kemudian jalan raya berada berpindah ke sisi kiri jalan raya setelah jalur sungai meninggalkan P. Timun..

di P. Timun, teman2 bisa singgah ke rumah kepala desa, waktu itu Pak Tipus dan dia banyak bercerita ttg sungai manna dan jeram2nya yg dahsyat.. terutama jeram JERIBIK...


Lower Part : Pulau Timun - Manna, Bengkulu (utang nih....)
SP : desa Pulau Timun
FP : Jeram ae' Manna Hijau
jarak tempuh : 1 jam (tegang, full scouting abieeeessssss)


sebenarnya jalur ini belum kita arungi.. soalnya saat survey waktu kita tidak cukup.. apalagi saat survey pertama TMA makin meninggi krn hujan di hulu.. dan beberapa teman tidak berminat untuk mencoba kedahsyatan jeram Jeribik.. kondisi september '03, jeram Jeribik bisa dikategorikan grade 4.. tapi survey april '03 jeram tsb bisa dikatakan UNRUNABLE..!!!!!
lokasi jeram Jeribik berada kira2 700m dari jembatan P. Timun dan terlihat dari pinggir jalan.. sayang nya dari pinggir jalan menuju jeram itu, jalanan menurun dan terjal dengan kemiringan 80 derajat.. hampir seperti melihat ujung jari kaki kita saat berdiri di pinggir jalan...
sekitar 15 menit mengikuti jalan raya menuju Bengkulu, kita akan menemukan patung Garuda Hitam yg merupakan perbatasan Palembang - Bengkulu...
masih terdapat beberapa jeram besar setelah Jeribik tapi kondisi sungai semakin jauh di bawah menjadikan scouting sangat sulit...
setalah perbatasan, kondisi sungai mulai tenang dan menjadi flat saat memasuki kota Manna, Bengkulu


................ae' manna.... here we come...



buat teman2 yg tidak tersebutkan di tulisan ini, maap ya... poho euyh..
buat teman2 milis, sori klo tulisannya tidak menggunakan bahasa indonesia yg baik dan disempurna'ken...

buat yeyen en pipin... siap-siap yak... hehehe..


lihat juga di Sinar Harapan Rabu, 24 Desember 2003
 

 

Follow twitter : @PB_FAJI | Facebook Group : Federasi Arung Jeram Indonesia | Email : pb_faji@faji.org